Siang itu mataku diperiksa dokter yang lucu (dalam arti sesungguhnya), sang dokter bertanya, standar sih pertanyaannya. "Sakit apa. dik?" *bohong banget manggil dik..wkwkkw.."Sakit mata, dok. merah nih, gatal dan perih." Dia bertanya ini itu, dan yang agak bikin aku mikir setelah menjawabnya adalah ; "kenapa?"; "Kena kembang api, dok."; "HAH!" "Becanda..hehehe..debunya keknya."; "hmm.."..hahah..#puas bikin dokter stress. Setelah obrolan gak penting antara dokter dan pasien, berlanjut pada pembersihan mata (sumpah perih), hal biasa lainnya adalah memberikan resep.
Hingga hari ini mataku masih sangat merah dan harus mengunakan kacamata, walaupun memang dari dulu dianjurkan menggunakannya tapi aku sangat-sangat malas. Ini hari ke tiga rutin menggunakan kacamata, dan..hufff...sangaaaat tidak enak. Ada bekas hitam di hidung, sakit di bagian belakang telinga, minum air hangat beruap, pake helm gak nyaman, dan lain-lainnya...aaah..kacamata ini membunuhku..
ops, jangan lihat kemari, nular tau :D
BalasHapus`syafakillah, sabar...
sakit mata nggak menular kalau hanya liat2an.
BalasHapuskecuali kalau tangan yang abis ngucek2 itu kena ke benda yang disentuh sama2
semoga lekas sembuh Nina
d'Anonim™ : jreeng aku liatin..hahah..syukron :D
BalasHapusmonda : iya mbak Monda..terima kasih yaaa..heheh..
jiahh.. aku juga ngga suka pake kacamata sist...
BalasHapusmga cpt sembuh ya matanya... :)